Satu Tahun Rangkul Tangan, Bagikan 100 Alat Sekolah untuk Adik Kampung Pemulung

Komunitas sosial Rangkul Tangan (RANTANG) memperingati ulang tahun pertamanya melalui sebuah proyek spesial yang melibatkan total 200 peserta, yang terdiri atas 100 relawan dan 100 anak dari Kampung Pemulung Pancoran, Jakarta Selatan. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi RANTANG, yang selama satu tahun terakhir konsisten mengangkat isu ketimpangan akses pendidikan.

Perayaan tersebut terasa semakin bermakna karena sebagian besar relawan yang terlibat merupakan relawan alumni. Hal ini mencerminkan kuatnya ikatan emosional dan komitmen antara para relawan dan komunitas. Ketua Komunitas Rangkul Tangan, Malika, menyampaikan bahwa keberlangsungan RANTANG hingga saat ini tidak lepas dari kontribusi para relawan. Dari total relawan yang terlibat, hampir 70 orang merupakan relawan alumni dan sekitar 30 orang adalah relawan baru. Ia berharap, di usia satu tahun ini, RANTANG dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai aktivitas kreatif dan edukatif bagi anak-anak, seperti sesi menghias kue ulang tahun serta aneka permainan interaktif yang mempererat hubungan antara relawan dan peserta. Salah satu kegiatan yang paling dinantikan adalah sesi memukul piñata yang berlangsung meriah. Acara kemudian ditutup dengan pemberian penghargaan kepada relawan berdedikasi serta pembagian hadiah bagi pemenang permainan.

Sebagai bentuk kontribusi nyata di bidang pendidikan, RANTANG juga menyalurkan 100 paket perlengkapan sekolahkepada seluruh anak peserta. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan belajar mereka dalam aktivitas sehari-hari.

Melalui momentum perayaan ini, Rangkul Tangan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan gerakannya dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan, sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam aksi sosial.