Program yang lebih berdampak
Program ini merupakan gerakan community development Rangkul Tangan yang diharapkan dapat berkelanjutan.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dasar adik binaan, terutama membaca. #SabtuMengajar dilakukan selama (minimal) 3 bulan dan menggunakan metode pembelajaran one-on-one teaching dengan sistem fun-learning.
Dalam penerapannya setiap adik binaan akan mendapatkan 2 kakak relawan pendamping yang membuat proses pengajaran lebih maksimal.
Mengapa literasi dasar membaca?
UNESCO mencatat bahwa minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah, dengan hanya sekitar 1 dari 1.000 orang yang memiliki kebiasaan membaca, serta banyak anak yang mampu membaca secara teknis namun belum memahami isi bacaan.
Kami percaya bahwa membaca adalah ‘Jendela Dunia’. Program #SabtuMengajar menjadi solusi untuk anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam mendapatkan pengajaran literasi dasar membaca, terutama disebabkan oleh faktor finansial.
Pendidikan merata untuk semua
Sasaran adik binaan pada program ini adalah anak-anak yang tinggal di wilayah marginal yang belum bisa membaca dan masuk kedalam kategori usia Sekolah Dasar (SD)
Siapapun dapat bergabung menjadi relawan di program ini. Nantinya kakak pendamping juga akan diberikan bekal sebelum terjun menjadi relawan pengajar di program #SabtuMengajar by Rangkul Tangan.
pictures: Arizal
place: Sekolah Master Depok
